Selasa, 13 September 2016

                                                       AGAMA DAN KEMUNAFIKAN

Kamu tidak akan pernah dijamin terlihat suci karena sering melakukan kegiatan keagamaan dan begitu juga saya, saya tidak akan pernah terlihat sangat berdosa bila jarang ke tempat ibadah. Bagi saya tempat ibadah dan kegiatan keagamaan hanyalah sebuah rutinitas dan juga program yang telah disusun yang terasa kaku dan dingin. Selama saya tidak merugikan orang lain atau siapapun dan saya menebarkan kedamaian untuk siapapun disekeliling saya maka saya telah melakukan ibadah yang sesungguhnya. Kadang agama hadir membuat manusia saling membeda - bedakan yang berdosa dan tidak. Agama hadir membuat manusia dengan mudah mengatakan bahwa sesama manusia yang lainnya berdosa atau tidak. Kadang kegiatan agama dan tempat ibadah digunakan sebagai topeng untuk menutupi kebusukan dan yang ada adalah muncul sebuah kesan yang disebut kemunafikan. Tidak jarang agama juga menjadi media untuk berpolitik yang sengaja dihaluskan dengan landasan tujuan mulia dan didukung oleh beberapa ayat suci dari kitab yang disebut suci. Tidak sedikit manusia yang memakai atau memanfaatkan kegiatan keagamaan untuk mengais uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dari pemeluknya yang paling tulen yang sedang mencari surga yang dijanjikan sebagai tempat yang paling indah. Agama kemudian berisi manusia - manusia yang ketakutan tentang neraka dan surga, manusia yang sedang kebingungan terhadap keberadaannya setelah kematian.